ANYARE?: ‘Bias Media’ dan Agenda Setting di Pilkada 2022
Opinion

ANYARE?: ‘Bias Media’ dan Agenda Setting di Pilkada 2022

James Relative – Philstar.com

29 November 2021 | 18:00

MANILA, Filipina — Saat pemilihan 2022 semakin dekat, tuduhan bias media untuk atau terhadap calon kandidat — online dan offline — juga menjadi jelas.

Reportase kritis telah lama ditandai oleh sektor masyarakat tertentu sebagai “bermotivasi politik”, menekan jurnalis untuk melaporkan lebih banyak hal positif daripada negatif.

Tetapi haruskah jurnalis benar-benar melepaskan diri dari nilai-nilai jurnalistik dalam upaya mencapai objektivitas mutlak? Atau dapatkah praktisi media menggunakan bias dan prinsip pro-rakyat untuk menjawab tanggung jawab yang lebih besar — ​​sambil menjunjung tinggi etika?

Bagaimana seharusnya jurnal meliput periode kampanye dan membekali publik dengan keputusan yang tepat sebelum Mei 2022? Apa yang dapat mereka lakukan untuk menghentikan penyebaran informasi yang salah oleh kamp-kamp tertentu?

Apa yang akan terjadi jika penulis dan editor berita melanjutkan liputan berbasis kepribadian alih-alih pelaporan berbasis isu dan platform?

Malam ini, kami bertanya: Apa yang terjadi?

Bergabunglah dengan Xave Gregorio dan James Relativo saat mereka membahas Sumpah Jurnalis dan Organisasi Media Pemilu 2022 bersama dengan direktur eksekutif Center for Media Freedom and Responsibility (CMFR) Melinda Quintos De Jesus dan ketua nasional National Union of Journalists of the Philippines (NUJP) Jonathan de Santos.

Tonton episode ke-11 Anyare? di akun Facebook dan YouTube Philstar.com.


Posted By : hk hari ini